nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Tangkap 45 Orang Perusuh Termasuk Anggota KNPB di Mimika

Saldi Hermanto, Jurnalis · Rabu 21 Agustus 2019 17:27 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 21 340 2094882 polisi-tangkap-45-orang-perusuh-termasuk-anggota-knpb-di-mimika-VpohQHWZuV.JPG Pasca-kerusuhan di Kota Mimika (foto: Saldi/Okezone)

TIMIKA - Kepolisian Resor Mimika mengamakan sedikitnya 45 orang dalam aksi unjuk rasa di Kantor DPRD Kabupaten Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Termasuk di dalamnya anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang disinyalir hendak menyusup di kerumunan massa untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto mengatakan, pihaknya mengamankan 45 orang, 20 diantaranya adalah mereka yang melakukan perusakan terhadap hotel dan fasilitas milik pemerintahan disepanjang Jalan Cenderawasih, 10 orang yang melakukan aksi pembakaran di jalan-jalan seputar Kota Timika, sedangkan 15 lainnya merupakan anggota KNPB yang sebelum aksi unjuk rasa telah diamankan terlebih dahulu.

"15 orang dari aktor KNPB yang kita tengarai akan melakukan tindakan penyusupan untuk melakukan tindakan anarkis. Dan itu terbukti pada saat tadi orasi, esensi yang disampaikan seputaran itu (Ajakan referendum)," kata Kapolres Agung kepada wartawan.

 Baca juga: Kronologi Kericuhan di Mimika Papua, Bermula Aksi Unjuk Rasa Tolak Rasisme

Kota Mimika pasca kerusuhan

Ia berjanji melakukan proses hukum secara terukur kepada mereka yang telah diamankan, karena diduga kuat melakukan aksi-aksi perusakan bahkan hasutan-hasutan yang mengarah ke tindakan anarkisme.

"Akan kita proses penegakkan hukum. Sekali lagi, tidak ada yang bisa membenarkan upaya unjuk rasa yang berujung anarkis dengan pengrusakan seperti itu," tegasnya.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak tindakan rasisme oleh masyarakat asli Papua di Mimika, berujung ricuh ketika massa mulai menyampaikan orasi-orasinya di kantor DRRD Mimika terkait permintaan referendum menuju Papua merdeka.

 Baca juga: Polri: Situasi di Fakfak Papua Barat Sudah Tenang

Kota Mimika pasca kerusuhan

Orasi yang sementara berlangsung sontak berhenti lantaran pengeras suara mati. Sontak sejumlah oknum massa mulai melakukan pelemparan terhadap gedung DPRD dan aparat yang berujung kericuhan hingga keluar dari halaman DPRD.

Aparat memukul mundur massa, namun massa justru melakukan pelemparan ke sejumlah fasilitas milik pemerintah hingga rumah-rumah. Bahkan puluhan kendaraan roda dua maupun roda empat milik warga dan juga aparat turun dirusak.

 

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini