Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengamat dan DJN: Kualitas Jagung Lokal Lebih Bagus, Tidak Perlu Impor!

 Pengamat dan DJN: Kualitas Jagung Lokal Lebih Bagus, Tidak Perlu Impor!
Ladang jagung lokal (Foto: Kementan)
A
A
A

Sementara itu, Maxydul Sola, Sekretaris Dewan Jagung Nasional (DJN) mengatakan saatnya fokus meningkatkan produktivitas jagung di dalam kawasan sentra sentra jagung. Hilirisasi dan alat alat pasca panen dan pergudangan disiapkan untuk menjaga pasokan dan stabilitas harga jagung di dalam negeri. Harga di petani saat ini bagus, di atas Rp3.150 per kg.

"Kondisi saat ini ada pertanaman dan produksi jagung cukup sesuai kebutuhan bulanan. Ini kita lakukan bersama semua pihak, kita di DJN bekerja bareng, membangun kemitraan petani dengan pelaku usaha," ujarnya.

Sola menyebutkan rata-rata produktivitas jagung lokal sekitar 6 ton per hektare. Karena itu, DJN mendukung untuk produktivitas naik menjadi 8 hingga 10 ton per hektare. Banyak sentra produksi yang sudah bisa mencapai target produktivitas tersebut, misal Sumbawa, Dompu, Sulawesi Selatan, Lampung dan Gorontalo.

"Tercukupinya kebutuhan jagung akan semakin menjauhkan Indonesia dari keran impor jagung yang merugikan petani," sebutnya.

"Sekarang kita sudah membuat sentra-sentra jagung setiap wilayah dan penanaman terus dilakukan. Selain di lahan sawah juga di lahan kering dan perkebunan. Sejauh ini tidak ada masalah," katanya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement