Sola mengatakan untuk meningkatkan areal tanam di musim kemarau, DJN mendorong pembuatan embung dengan dana Desa serta menggunakan Pompa air tanah dalam dengan pengembangan pengairannya pakai sprinkler agar terhindar dari kekeringan. Untuk tambahan areal tanam baru diadakan kerjasama dengan Pondok Pesantren serta pemanfaatan lahan Perhutani yg dikelola oleh LMDH dengan pola Kemitraan tertutup
"Saat ini Pabrik pakan Gudang gudang dalam kondisi penuh serta pasokan tetap mengalir sehingga pabrik kesulitan mengatur truck yang antri membongkar jagung," terang Sola.
Sebelumnya, Ivan Hindarko dari PT Cargill Indonesia yang memiliki kapasitas 700 ribu ton jagung mengatakan para produsen pakan ternak pun masih komit menggunakan bahan baku jagung lokal dan tidak ada masalah suplai.
"Kita masih komitmen menggunakan bahan baku lokal dan mengakui adaya kelebihan mutu di jagung lokal kita," jelasnya.
Selain kandungan protein jagung lokal lebih tinggi 7,0 hingga 7,5 persen dibandingkan jagung impor. Bahkan menurut Dean Novel dari Koperasi Dinamika Nusra Agribisnis (DNA) mengatakan kini tengah mengembangkan Jagung Rendah Aflatoksin (JRA) bisa diproduksi di dalam negeri dalam skala ekonomi.