Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Arti Kemerdekaan di Balik Lensa Kamera Alex Mendur

Subhan Sabu , Jurnalis-Jum'at, 23 Agustus 2019 |07:13 WIB
Arti Kemerdekaan di Balik Lensa Kamera Alex Mendur
Alexius Impurung Mendur (Foto: Subhan Sabu/Okezone)
A
A
A

Hingga tibalah masa awal penjajahan Jepang yang membuat kehidupan Alex Mendur dan keluarganya mengalami masa suram. Jepang masuk ke Indonesia untuk pertama kalinya melalui Tarakan, Kalimantan Timur pada tanggal 11 Januari 1942.

Selanjutnya Jepang dapat menguasai Balikpapan pada tanggal 24 Januari 1942. Dengan direbutnya Balikpapan Jepang berhasil menguasai sumber minyak yang paling penting bagi Jepang karena sangat diperlukan sekali bahan bakar bagi keperluan misinya.

Dengan caranya seperti gurita, Jepang dapat menduduki Pontianak pada tanggal 29 Januari 1942, menyusul pada tanggal 3 - 5 Februari 1942 kota Samarinda dan lapangan terbang Samarinda dapat dikuasai. Tujuan Jepang terakhir di Kalimantan adalah merebut Banjarmasin yakni pada tanggal 10 Februari 1942.

Dalam penyerbuannya ke Jawa, Pasukan Jepang berhasil melawan Belanda dan pada tanggal 1 Maret 1942 tentara keenam belas Jepang mendarat di tiga tempat, pertama di Teluk Banten, di Eretan Wetan (Jawa Barat) dan di Jawa Tengah, Kragan. Pada tanggal 5 Maret 1942 mendarat di Batavia (Jakarta).

Dengan masuknya Jepang di Jakarta maka Jakarta pada waktu itu sebagai kota terbuka, karena pihak Belanda tidak akan mempertahankannya. Maka kehidupan masyarakat pun berubah setelah Jepang masuk Jakarta. Semua kantor-kantor, pelabuhan dan tempat- tempat yang penting lainnya diambil alih oleh Jepang.

Dokumentasi Alex Mendur

Alex kemudian ditunjuk oleh pemerintah Jepang menjadi kepala bagian fotografi kantor berita "Domei." Disinilah persahabatan Alex dengan Adam Malik terjalin. Keduanya akrab dimana Adam Malik pada waktu itu juga bekerja sebagai kepala bagian berita Indonesia di kantor berita "Domei."

Pada waktu itu, keduanya sama-sama hidup serba kekurangan, sehingga untuk mencari penghasilan tambahan Alex dan Adam Malik bekerja sama dengan berdagang jam tangan dan kamera. Pekerjaan tambahan ini cukup menyenangkan bagi keduanya, karena Jepang menyenangi dan ingin memiliki kamera "Leica" maupun jam tangan "Mido."

Kalau pasaran lagi sepi, Alex Mendur dan Adam Malik sering ke luar malam naik becak keliling Jakarta tidak tentu arah dan tujuan. Selama dalam perjalanan itu yang dibicarakan hanya tentang kamera dan jam tangan saja. Dari Adam juga Alex banyak mengetahui tentang perkembangan Jakarta.

''Bahkan apa yang pernah dibicarakan oleh Jepang itu tidak benar hanya membohongi rakyat," kata Adam Malik kepada Alex sebagaimana ditulis Wiwik Kuswiah dalam Alexius Impurung Mendur (1986:20).

Sebab pada waktu itu Jepang sering memberitakan kemenangan Jepang, padahal sebaliknya Jepang dalam keadaan menderita kekalahan. Disatu pihak Jepang sudah semakin terdesak oleh sekutu, dilain pihak Jepang sebaliknya malahan melakukan penekanan terhadap rakyat Indonesia, dimana dengan keluarnya peraturan gaji dalam tahun 1943 sangat rendah dibandingkan pada jaman Belanda.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement