nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Anggotanya Disebut Ancam Kasatpol PP Pekanbaru saat Razia Tempat Dugem, Ini Klarifikasi BNN

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 14:29 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 25 340 2096341 anggotanya-disebut-ancam-kasatpol-pp-pekanbaru-saat-razia-tempat-dugem-ini-klarifikasi-bnn-MrfK64Eunv.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Badan Narkotika Nasional (BNN) membantah adanya ancaman penembakan yang dilakukan oleh anggota BNNP Riau terhadap Kasatpol PP Pekanbaru, Agus Pramono saat melakukan penertiban di tempat hiburan malam Grand Dragon Holiwood, Pekanbaru, Riau.

"Tidak ada (mengancam)," kata Kabag Humas BNN, Kombes Sulistyo Pudjo kepada Okezone, Minggu (25/8/2019).

Sulistyo menjelaskan, saat Satpol PP sedang melakukan razia di tempat tersebut, secara bersamaan ada anggota BNNP Riau sedang melakukan pengintaian terhadap gembong narkoba di lokasi yang sama.

"Mereka mau main angkut saja, padahal anggota kami di lapangan sudah bilang kalau dirinya petugas (BNNP Riau)," ujarnya.

Namun, entah kenapa Satpol PP tersebut seperti tidak mau tahu atas pengakuan anggota BNNP Riau yang sedang bertugas di lokasi tersebut, akhirnya sempat terjadi cekcok kecil.

Baca juga: Kasatpol PP Pekanbaru Ngaku Diancam Ditembak Pejabat BNN saat Amankan Tempat Dugem

"BNN mengemban tugas supply reduction saat itu, di mana anggota sedang melakukan upaya lidik tertutup terhadap jaringan narkoba. Untuk mengungkap informasi jaringan besar di wilayah Riau," ungkapnya.

Seharusnya, kata dia, Satpol PP yang sedang melakukan razia di lapangan perlu melindungi penyamaran anggotanya, sebab jika terbongkar akan mengancam keselamatan.

Ilustrasi.

"Karena jika identitas tersebut diketahui jaringan kejahatan narkoba maka resiko ada pada anggota yang di bawah yang sedang melakukan penyamaran," ucapnya.

Ke depannya, Sulistyo berharap agar tidak perlu mengkedepankan ego sektoral bahwa tugas satu institusi lebih penting dari tugas institusi lain.

"BNNP penting, Satpol PP penting. BNN tidak menghalangi satpol PP merazia. Bahkan berterima kasih jika Satpol PP rajin merazia penyakit masyarakat tiap hari sehingga dapat menekan menimbulkan efek jera para pelaku mabuk-mabukan, prostitusi dan pengguna narkoba," ujarnya

"Mengenai debat tersebut ssharusnya sudah selesai. Di lapangan dan tidak perlu di perpanjang dengan menyampaikan ke publik dan lain-lain dan perlu koordinasi dan memahami, mengerti tugas institusi lainnya," kata dia.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini