nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BNN Sebut Razia Satpol PP Pekanbaru Ganggu Operasi Pengungkapan Narkoba

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis · Minggu 25 Agustus 2019 19:58 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 25 340 2096442 bnn-sebut-razia-satpol-pp-pekanbaru-ganggu-operasi-pengungkapan-narkoba-EQbewutNL1.jpg Kepala BNNP Riau, Brigjen Subagyo (kiri) dan Kabid Pemberantasan BNNP Riau, Kombes Iwan. (Foto : Okezone.com/Banda Haruddin Tanjung)

PEKANBARU – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Riau mengklarifikasi soal keributan yang terjadi di klub malam Grand Dragon, Pekanbaru. BNNP Riau menyatakan anggotanya tengah bertugas saat keributan terjadi di klub malam tersebut.

Kepala BNNP Riau, Brigjen Subagyo, mengatakan saat malam operasi razia, pihaknya menyelidiki dugaan peredaran narkoba di Grand Dargon Jalan Kuantan. Dengan adanya razia oleh Pemkot Pekanbaru, BNN mengaku kehilangan targetnya.

"Saat itu kita sedang menyelidiki kasus peredaran 5.000 butir ekstasi," kata Kepala BNN Riau, Subagyo, Minggu (25/8/2019).

Dia menjelaskan, pejabat BNNP Riau Kombes Iwan Eka Putra yang bersitegang dengan Kepala Satpol PP Pekanbaru, Agus Purnomo, sedang melakukan penyamaran, pada 23 Agustus 2019 malam. Karena kedatangan petugas Satpol PP, diduga kurir kabur.

"Kita saat itu akan menggagalkan peredaran ekstasi. Jadi karena banyak pegawai Satpol PP di sana, (pengungkapan-red) jadi gagal," ucapnya.

ilustrasi pil ekstasi (Dok Okezone.com/Dede Kurniawan)

Dengan gagalnya petugas BNN melakukan penangkapan, di situlah Kombes Iwan Putra emosi. "Di sanalah terjadi keributan kecil antara kedua oknum itu," ucapnya.

Untuk ke depannya, dia berharap tidak ada lagi keributan. Ego institusi harus dihilangkan. "Ini seharusnya tidak terjadi jika semua saling memahami tugas, fungsi, dan peran masing-masing," ucapnya.


Baca Juga : Kasatpol PP Pekanbaru Ngaku Diancam Ditembak Pejabat BNN saat Amankan Tempat Dugem

Sebelumnya, Agus Pramono, mantan Kepala Staf Korem (Kasrem) TNI AD mengaku diancam ditembak oleh Kombes Iwan Putra saat melakukan razia di Dragon, tempat hiburan malam di Pekanbaru. Agus, jebolan Akademi Militer 1997, itu menegaskan keberatan karena tugasnya dihalang-halangi, Kombes Iwan, Kabid Pemberantasan BNN Riau.


Baca Juga : Ancam Tembak Kasatpol PP Pekanbaru, Pejabat BNN Ngaku Cuma Bawa Pistol Air

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini