Makam Kuno Berisi Mayat 200 Anak Ditemukan di dekat Ibu Kota Peru

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 28 Agustus 2019 19:01 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 28 18 2097812 makam-kuno-berisi-mayat-200-anak-ditemukan-di-dekat-ibu-kota-peru-0wmmX5xaDw.jpg Foto: AFP.

LIMA - Para arkeolog di Peru telah menggali makam berisi mayat 227 korban, berusia antara lima dan 14 tahun, di dekat kota pantai Huanchaco, utara Ibu Kota Peru, Lima. Mereka meyakini bahwa penemuan itu merupakan peninggalan dari sebuah upacara pengorbanan anak massal terbesar dalam sejarah.

Anak-anak itu diyakini dijadikan kurban lebih dari 500 tahun lalu.

Penemuan ini terjadi hampir setahun setelah jasad 200 anak kurban pengorbanan manusia ditemukan di dua lokasi lain di negara itu.

Para arkeolog mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa beberapa jasad dalam koleksi terbaru ini masih memiliki rambut dan kulit ketika mereka digali. Anak-anak menunjukkan tanda-tanda terbunuh selama cuaca basah, dan dimakamkan menghadap laut, yang berarti mereka kemungkinan dikorbankan untuk menenangkan para dewa ChimĂș.

Masih belum jelas pada tahun mana insiden itu diyakini terjadi.

Masyarakat ChimĂș tinggal di sepanjang pantai utara Peru dan merupakan salah satu peradaban paling kuat di kawasan itu. Mereka mencapai masa keemasannya antara 1200 dan 1400 sebelum ditaklukkan oleh suku Inca, yang kemudian ditaklukkan oleh Spanyol.

Mereka menyembah dewa bulan yang disebut Shi yang, tidak seperti suku Inca, mereka yakini lebih kuat dari matahari. Penyembah secara teratur menggunakan pengorbanan dan persembahan lainnya selama ritual spiritual.

Pekerjaan penggalian terus dilakukan di situs pemakaman massal, dan para arkeolog mengatakan bahwa masih banyak mayat yang mungkin akan ditemukan.

"Ini tidak terkendali, hal ini dengan anak-anak," kata kepala arkeolog Feren Castillo kepada AFP. "Di mana pun kamu menggali, ada satu lagi yang ditemukan".

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini