Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ini Identitas 4 Warga Australia yang Diduga Ikut Demo di Papua

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Senin, 02 September 2019 |13:50 WIB
Ini Identitas 4 Warga Australia yang Diduga Ikut Demo di Papua
Warga Australia dideportasi karena diduga ikut demo di Papua (Foto: Imigrasi)
A
A
A

JAKARTA - Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) merilis empat warga negara (WN) Australia yang dideportasi atau dipulangkan dari Indonesia ke negara asalnya. Empat WN Australia ini dideportasi karena diduga ikut dalam aksi demonstrasi Papua Merdeka.

"Kantor Imigrasi Kelas II Sorong telah melakukan pendeportasian terhadap 4 orang Warga Negara Australia yang diduga turut serta dalam aksi unjuk rasa OAP yang bertujuan untuk menuntut kemerdekaan Papua di depan Kantor Walikota Sorong," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kabag Humas Umum Ditjen Imigrasi Kemenkumham, Ujo Sujoto melalui keterangan resminya, Senin (2/9/2019).

Baca Juga: Istana: Benny Wenda Dalang Unjuk Rasa Berujung Rusuh di Papua

Berikut identitas ‎empat WN Australia yang dideportasi dari Sorong, Papua Barat, ke negara asalnya: 

‎1. Nama : Baxter Tom

Umur: 37 tahun

Jenis kelamin: Laki-Laki

Warganegara: Australia

Jenis Visa: Exemption

Warga Australia dideportasi

2. Nama: Davidson Cheryl Melinda

Umur: 36 tahun

Jenis Kelamin: Perempuan

Warganegara: Australia

Jenis Visa: Exemption

3. Nama: Hellyer Danielle Joy

Umur: 31 Tahun

Jenis Kelamin: Perempuan

Warganegara: Australia

Jenis Visa: Exemption

Baca Juga: Lima Langkah Usulan untuk Atasi Kemelut Papua

3. Nama: Cobbold Ruth Irene

Umur: 25 Tahun

Warganegara : Australia

Jenis Kelamin: Perempuan

‎Berdasarkan data yang diperoleh dari Ditjen Imigrasi Kemenumham, keempat warga Australia tersebut dipulangkan karena diduga terlibat dalam aksi demonstrasi Orang Asli Papua (OAP) yang menuntut Papua Merdeka di kantor Wali Kota Sorong, pada 27 Agustus 2019.

Bexter Tom, Hellyer Danielle Joy, serta Cobbold Ruth Irene dideportasi melalui Bandara DEO Kota Sorong, Papua Barat, menggunakan pesawat Batik Air ID 6197 menuju Kota Sidney, Australia, pada hari ini. Sedangkan Davidson akan berangkat ke Australia tanggal 4 September 2019 menggunakan pesawat Virgin Australian Airline pukul 15.45 WITA.

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement