Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Menhan: Satu Kali TNI Ditarik, Besoknya Papua Pasti Merdeka

Harits Tryan Akhmad , Jurnalis-Kamis, 05 September 2019 |18:56 WIB
Menhan: Satu Kali TNI Ditarik, Besoknya Papua Pasti Merdeka
Menhan Ryamizard Ryacudu (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Pertahanan Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengaku heran atas adanya permintaan dari berbagai pihak yang mendorong agar pemerintah menarik pasukan Polri dan TNI dari Papua.

Ryamizard menegaskan bila pasukan dari TNI-Polri ditarik dari Papua sangat beresiko tinggi. Sama halnya dengan pernyataan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri.

"Masih segar ingatan saya, pernyataan dari bu Mega pada tahun 2004 dia berkunjung ke Papua. Satu kali TNI ditarik dari Papua besok Papua Merdeka," ujar Ryamizard saat rapat dengan Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Menhan, Ryamizard Ryacudu

"Ini yang jadi acuan kita karena banyak sekali orang yang menyuruh-nyuruh tentara pulang, ini ada maksud apa?," tambahnya.

Sebelumnya dorongan penarikan pasukan TNI-Polri juga sempat dilontarkan oleh Bupati Nduga, Papua kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo beberapa waktu lalu.

Menhan menegaskan bila sudah masuk ke dalam ranah mengganggu keamanan negara sudah pastinya menjadi satu bagian tugas dari TNI. Karena TNI merupakan alat keamanan negara Indonesia.

"Maka tak ada kompromi dan musuh negara harus dihancurkan," tegas dia.

(Khafid Mardiyansyah)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement