Menteri Konstruksi Israel Yoav Gallant, seorang mantan jenderal, mengatakan kepada Radio Angkatan Darat bahwa tidak ada korban dampak serangan Hizbullah.
Operasi penipuan itu dijalankan dengan sebuah helikopter militer mengangkut seorang prajurit yang diperban dan berdarah, ke Haifa, lalu membawanya ke rumaha sakit. Namun pihak rumah sakit mengatakan telah membebaskan prajurit yang ternyata tidak terluka tersebut.
Tidak jelas sampai sejauh mana layanan darurat Israel terlibat dengan operasi penipuan itu. Seorang juru bicara untuk layanan ambulans Israel, Magen David Adom, menolak berkomentar.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan tidak ada satu pun prajurit Israel yang terluka.
(Rachmat Fahzry)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.