"Saksi saja belum bisa mereka datang menjadi saksi. Kita negara hukum mari kita taati hukum yang berlaku supaya masalah ini cepat selesai," ujarnya.
Natalius Pigai, aktivis Kemanusiaan mendorong agar kasus tersebut diselesaikan. Ia meragukan pernyataan Menko Polhukam Wiranto yang menyatakan kasus lempar ular di Asrama Mahasiswa Papua adalah skenario tindakan oknum pengacau.
"Saya minta tunduk hidungnya kalau memang ada skenario, jangan menghindari ketidakmampuan pemimpin melindungi dan menghadirkan rasa aman bagi warga negara," ujarnya.
Bila tak bisa membuktikan siapa oknum yang mengacau itu, maka ia meyakini tidak ada skenario dan itu merupakan perbuatan rasis oleh masyarakat.
Baca Juga: Polisi Layangkan Surat Panggilan Kedua untuk Veronica Koman
(Arief Setyadi )