nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kopi Tumpah Paksa Pesawat dengan 337 Penumpang Berbalik Arah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 13 September 2019 18:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 13 18 2104460 kopi-tumpah-paksa-pesawat-dengan-337-penumpang-berbalik-arah-LA6dalEjls.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

LONDON - Sebuah pesawat penumpang yang membawa 337 penumpang pada Februari lalu terpaksa berbalik arah setelah pilot menumpahkan kopi di panel kontrol. Hal itu terungkap dalam investigasi tim penyelidik Inggris.

Laporan Cabang Investigasi Kecelakaan Udara (Air Accident Investigation Branch/AAIB) yang dilansir BBC mengungkapkan bahwa pesawat Airbus A330-243 dari Frankfurt, Jerman, ke Cancun, Meksiko, harus mendarat di Shannon, Irlandia karena panel kontrol audio (ACP) pilot mulai meleleh dan ada asap di dalam kokpit. Pilot terpaksa menggunakan masker oksigen, tetapi tidak ada korban dalam insiden itu.

AAIB tidak mengidentifikasi perusahaan mana yang mengoperasikan penerbangan tersebut selama kecelakaan yang terjadi pada 6 Februari 2019.

Namun, organisasi nirlaba independen Yayasan Keselamatan Penerbangan mengatakan bahwa insiden itu terjadi dalam penerbangan Condor Airlines. Pesawat tersebut dioperasikan oleh Thomas Cook Airlines.

Foto: AAIB

AAIB mengatakan pilot utama sedang memonitor co-pilot di atas Samudra Atlantik ketika kopi disajikan. Minuman itu diberikan dalam cangkir tanpa tutup, yang menurut AAIB adalah sesuatu yang normal bagi perusahaan yang mengoperasikan penerbangan.

Pilot utama meletakkan kopi di atas meja nampannya - tetapi cangkir itu kemudian tersenggol jatuh. Sebagian besar cairan jatuh ke paha pilot, tetapi sejumlah kecil tumpah di panel kontol ACP1 utama.

ACP1 dan kemudian ACP2 co-pilot dengan cepat menjadi panas sehingga salah satu tombolnya meleleh. Hal itu mengakibatkan panel kontrol rusak dan menyebabkan kesulitan komunikasi.

Pilot akhirnya mengambil keputusan untuk mengalihkan penerbangan ke Shannon, dan pesawat mendarat dengan selamat.

AAIB mengatakan bahwa operator telah mengubah prosedur mereka untuk memastikan bahwa tutup gelas disediakan untuk penerbangan di semua rute, dan awak kabin diingatkan tentang persyaratan untuk menggunakannya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini