Purwadi menambahkan, EM kemudian berlari ke luar toko dan dibantu oleh saksi R mengejar pelaku yang menaiki motor korban.
"Tangan kanan pelaku tiba-tiba mengeluarkan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver mengacungkan ke atas sambil berteriak 'Saya Anggota, Saya Anggota,' sambil berlari ke arah jalan Pramuka dan masih dikejar oleh warga sekitar," ujar Purwadi.
Karena pelaku merasa terdesak, FS tiba-tiba berlari mengarah driver yang kebetulan sedang melintas di Jalan tersebut. FS sambil memberi perintah kepada driver tersebut untuk membawanya pergi sambil menunjukan senjata api rakitan.
Pelaku FS merasa terdesak, kemudian berlari mengarah ke pengendara sepeda motor yang sedang melintas. Sambil menodongkan senjata api, dia meminta pengedara motor berinisial I tersebut tancap gas. Namun, sang pengendara motor menolak dan mencoba melawan FS.
"Saksi I berusaha melawan pelaku FS hingga akhirnya motor terjatuh ke aspal dan senjata api rakitan berhasil direbut oleh I," ungkapnya.
Setelah FS terjatuh dan senjata api dapat diamankan warga, kata Purwadi, FS dan MN langsung dikejar dan dihajar kemudian dibawa ke kantor polisi untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.