nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Warga Temukan Granat Aktif yang Terlempar dari Mako Brimob Semarang

Taufik Budi, Jurnalis · Senin 16 September 2019 23:29 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 16 512 2105626 warga-temukan-granat-aktif-yang-terlempar-dari-mako-brimob-semarang-4zbKO7uQsg.jpg Granat nanas yang ditemukan warga saat ledakan di Mako Brimob Semarang (foto: ist)

SEMARANG – Ledakan beruntun di Mako Satbrimob Polda Jateng Srondol Kota Semarang masih meninggalkan trauma bagi warga sekitar. Sejumlah benda berbahaya termasuk granat aktif juga turut terlempar ke permukiman warga.

“Anak-anak lihat ada atap di bagian belakang rumah yang bolong. Karena curiga anak saya masuk ke belakang dan melihat granat di lantai bawah,” kata Sujono, warga RT 6/2 Kelurahan Srondol Wetan, Senin (16/9/2019).

 Baca juga: Belum Aman, Olah TKP Ledakan di Mako Brimob Srondol Ditunda

Warga yang penasaran lantas mendekati benda berbahaya tersebut. Tanpa rasa takut mereka mengabadikan dengan kamera ponsel. Mereka juga memegang granat jenis nanas tersebut tanpa menggunakan alat pengaman sama sekali.

“Kalau anak-anak itu berani motret lalu memegang, padahal katanya itu (granat) masih aktif. Tapi masih terkunci, kalau kuncinya terbuka ya meledak,” tambah dia.

Khawatir dengan temuan tersebut, warga kemudian memanggil petugas Brimob. Kecurigaan warga pun terjawab, karena sejumlah petugas Brimob datang sembari membawa peralatan keamanan. Mereka baru menyadari jika benda yang terlempar ke permukiman masih berpotensi menimbulkan ledakan.

 Baca juga: Polisi Selidiki Adanya Sabotase dalam Ledakan di Mako Brimob Semarang

“Kita tahunya kalau itu masih aktif ya dari Pak Brimob yang ambil. Mereka mengambilnya pakai alat pengaman, padahal sebelumnya anak-anak malah berani pegang-pegang. Kirain enggak aktif,” tutur warga lainnya, Ismiyati.

Sekadar diketahui, gudang berukuran 6x6 meter persegi di kompleks Mako Brimob Srondol meledak pada Sabtu 14 September. Gudang itu digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan peledak temuan masyarakat seperti mortir, granat, dan ranjau darat.

Akibat peristiwa ini, selain bangunan gudang hancur, asrama Brimob Polda Jateng juga rusak parah, termasuk sejumlah unit kendaraan angkut milik Brimob, serta 44 rumah warga di sekitarnya. Ledakan juga mengakibatkan korban yakni Kepala Detasemen Gegana Brimob Polda Jateng AKBP Syaiful Anwar terluka pada lengan dan kepala.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini