nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Manajer Klub Malam Ini "Sikat" Anak Teman Dekatnya

Syaiful Islam, Jurnalis · Selasa 17 September 2019 00:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 16 519 2105632 manajer-klub-malam-ini-sikat-anak-teman-dekatnya-2FTYSFy0kL.jpg Tersangka Rudi NT di Mapores Surabaya (foto: Okezone.com/Syaiful Islam)

SURABAYA - Anggota unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, Jatim meringkus Rudi NT (51) warga asal Bojongloa, Badung, Bali. Pasalnya pria yang bekerja sebagai manager tempat hiburan malam di Kota Bali ini diduga mencabuli anak perempuan dari teman dekatnya, CT (14) warga Surabaya.

Tersangka mencabuli korban ketika berlibur ke Bali bersama ibunya. Saat itu korban tidur bersama ibunya dan tersangka. Kemudian tersangka mencabuli korban. Pencabulan sendiri tidak hanya dilakukan di Bali, tapi juga di Surabaya.

Dimana tersangka yang pernah datang ke Surabaya untuk menemui ibu korban, lalu mencabuli korban. Perbuatan bejat tersangka dilakukan sejak 2015. Terbongkarnya kasus ini setelah ayah korban, JF (46) warga Sidoarjo melaporkan pada polisi. Orang tua korban sudah bercerai.

 cabul

Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni menyatakan, terungkapnya kasus ini setelah guru di sekolah melihat prilaku korban di atas rata-rata anak-anak gadis seusianya. Kemudian guru itu melakukan pendalaman.

"Gurunya mengkomunikasikan dengan orang tua korban, lalu kasus ini dilaporkan ke polisi. Pelakunya adalah teman dekat dari mama korban," terang Ruth pada wartawan, Senin (16/9/2019).

Menurut Ruth, jika anak-anak sudah mendapatkan rangsangan seksual atau mendapatkan aksi cabul, dan itu sudah beberapa kali sehingga menimbulkan agresivitas yang berbeda terhadap anak.

 Pemerkosaan

"Itulah yang didalami oleh guru BK sehingga diketahui, dan disampaikan ke papa korban. Kita tangkap pelaku di Denpasar Bali. Kita apresiasi kepada guru di sekolah yang juga punya kepekaan mengingat papa dan mama korban ini berpisah," paparnya.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. Dimana ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini