Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Musim Kemarau Tahun Ini Diprediksi Lebih Panjang, Berakhir November

Musim Kemarau Tahun Ini Diprediksi Lebih Panjang, Berakhir November
Kekeringan melanda berbagai daerah akibat kemarau panjang (foto: Istimewa)
A
A
A

SEMARANG – Kepala Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwi Korita Karnawati mengatakan, musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Tengah (Jateng) diperkirakan akan berlangsung lebih lama dari yang diprediksi. Musim kemarau tahun ini kemungkinan masih akan terjadi hingga November nanti.

“Musim kemarau 2015 merupakan yang paling lama. Tahun ini nomor dua (terpanjang) setelah musim kemarau 2015. Musim hujan mundur sehingga kemarau lebih panjang,” ujar Dwi, di Semarang, Jawa Tengah, seperti dikutip dari Solopos.com.

Karena itu, ia meminta dengan musim kemarau yang panjang ini, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menghadapi risiko bencana kebakaran.

BACA JUGA: Kekeringan di Bantul Manfaatkan Air Bekas Kolam Ikan

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sri Puryono, mengatakan saat ini bencana kebakaran hutan tengah melanda beberapa wilayah di Jateng, seperti Gunung Merbabu, Gunung Slamet, dan Gunung Merapi.

kekeringan daerah

“Saat ini kita sedang mengalami bencana kebakaran hutan di Taman Nasional Gunung Merbabu di wilayah Resor Pakis, Wonolelo, Selo, dan Ampel. Selain di Gunung Merbabu, kebakaran hutan juga terjadi Gunung Slamet yang meliputi wilayah Kabupaten Tegal, Brebes dan Banyumas, serta Gunung Merapi,” kata Sekda.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement