nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pendidikan di Jambi Lumpuh, Kini Giliran Mahasiswa Diliburkan

Azhari Sultan, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 17:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 20 340 2107380 pendidikan-di-jambi-lumpuh-kini-giliran-mahasiswa-diliburkan-hHgExKUxRQ.jpg Kabut Asap di Provinsi Jambi Akibat Karhutla (foto: Okezone/Azhari Sultan)

JAMBI - Tidak hanya anak didik tingkat PAUD hingga SMA di Jambi diliburkan akibat kabut asap makin pekat dan kategori berbahaya, tapi saat ini giliran mahasiswa diliburkan selama tiga hari ke depan.

Hal ini dibenarkan Helmi, Dekan Fakuktas Hukum, Universitas Jambi (UNJA), semenjak surat edaran diterima dari rektor universitas pada Kamis lalu, mahasiswa UNJA diliburkan.

Baca Juga: Pakar Kesehatan: Kualitas Udara 'Sangat Berbahaya' Akibat Asap Karhutla 

"Benar mahasiswa Universitas Jambi sudah kita luncurkan mulai dari tanggal 19 sampai tanggal 22 September 2019," ujar Helmi, Jumat saat dihubungi (20/9/2019).

Kabut Asap di Provinsi Jambi (foto: Okezone/Azhari Sultan)	 

Menurutnya, diliburkannya mahasiswa tersebut sehubungan dengan kondisi udara di Jambi masuk kategori berbahaya dan sesak. Bahkan sebagian mahasiswa juga sudah menggunakan masker untuk menjaga kesehatan.

"Pagi tadi kabut asap dalam lingkungan Universitas Jambi sangat pekat sehingga kita para dekan tiap fakultas yang ada dalam kampus diliburkan," ungkapnya.

Dia menjelaskan, bahwa kabut asab di Jambi sudah lama berlangsung, karena faktor kebakaran hutan dan lahan.

"Kalau cuaca memungkinkan tentu mahasiswa masuk kuliah lagi. Apalagi alasan meliburkan karena ada pedoman prediksi cuaca dari BMKG dan dinas kehutanan," kata Helmi.

Dari informasi dihimpun diliburkannya mahasiswa ini khususnya Universitas Jambi setelah adanya surat edaran dari pihak rektor kepada fakultas masing-masing.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini