nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Janda dan 5 Anaknya Diusir dari Rumah karena Beda Pilihan Kepala Desa

Sabtu 21 September 2019 08:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 21 609 2107571 janda-dan-5-anaknya-diusir-dari-rumah-karena-beda-pilihan-kepala-desa-TQ3Ej3gf2E.jpg Nursiah, Janda Lima Anak Diusir dari Rumah yang Selama Ini Ditempatinya Gara-Gara Beda Pilihan di Pilkades Tabbaja, Luwu, Sulsel. (foto: iNews/Nasruddin Rubak)

LUWU – Seorang janda dan lima anaknya harus menelan kenyataan pahit diusir dari rumah karena perbedaan pilihan dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu 18 September 2019 lalu.

Selama ini, janda bernama Nursiah tersebut tinggal di sebuah rumah kebun milik keluarga salah satu calon kepala desa yang bertarung di Pilkaes Tabbaja. Namun, gara-gara tidak memilih calon kepala desa yang merupakan keluarga pemilik rumah, Nursiah dan lima anaknya diusir.

Baca Juga: Miris, Gara-Gara Beda Pilihan Kades Makam Ini Dibongkar 

Menurut Nursiah, pemilik rumah menganggapnya tidak tahu berterima kasih karena justru memilih calon kepala desa lain. Dia dan anak-anaknya diminta segera angkat kaki dari rumah kebun tersebut.

“Saya dan anak-anak saya diusir karena beda pilihan pilkades kemarin. Saya tidak memilih calon kepala desa yang juga keluarga pemilik rumah. Setelah itu, saya disuruh keluar dari rumah,” kata Nursiah seperti dikutip iNews, Jumat 20 September 2019.

Janda Lima Anak Bernama Nursiah Dibantu Warga Mengemasi Barang-Barangnya Setelah Diusir oleh Pemilik Rumah yang Ditempatinya Selama Ini karena Beda Pilihan di Pilkades Tabbaja. (foto: iNews/Nasruddin	 

Melihat kondisi Nursiah yang kebingungan saat mulai mengemas barang-barang miliknya, sejumlah warga Desa Tabbaja pun berdatangan untuk memberi bantuan. Selain bantuan tenaga, warga juga memberikan bantuan mobil bak terbuka untuk mengangkut barang-barangnya.

Nursiah sempat kebingungan mencari tempat tinggal setelah diusir dari rumah yang selama ini ditempatinya. Beruntung salah seorang warga desa yang iba bersedia memberikan tumpangan kepada Nursiah bersama lima anaknya.

Warga setempat menyayangkan sikap pemilik rumah yang tega mengusir janda dan lima anaknya tersebut, hanya karena berbeda pilihan saat pilkades lalu. Hingga, Sabtu (21/9/2019), Nursiah dan lima anaknya masih harus menumpang di rumah warga desa setempat.

Baca Juga: Beda Pilihan Caleg, Pasutri Dianiaya hingga Babak Belur 

“Nursiah dan anak-anaknya masih harus menumpang di rumah salah satu warga desa di sini,” kata warga Desa Tabbaja.

Untuk diketahui, pilkades di Desa Tabbaja, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulsel, beberapa hari lalu, diikuti oleh dua kandidat, yakni Surianto dan Anwar.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini