Kemacetan tersebut diabadikan oleh pemilik akun Erwin Ibon. Dalam foto-fotonya, terlihat antrean kendaraan berada di sepanjang jalan.
"Buat teman teman dan adik adik yang mau ke Spot wisata baru Negeri Diatas Awan Citorek Lebak. Jangan terpancing viralnya. Beginilah Dibalik Semua video/ photo yang indah. Hanya 10% wisatawan yang bisa mengabadikan dan menikmati awannya (jam 8 pagi sudah hilang awannya). Jika week-end penuh sesak mayoritas komunitas touring motor. Antrian parkir mobil sampai 7- 10 km dari spot dan susah baliknya muter karena kondisi jalan sempit. Jika terpaksa week end, sebaiknya jam 1 malam sudah disana bagi pemotor dan magrib bagi yang bawa mobil. Pastikan membawa BBM dan makanan minuman yang cukup untuk stok kemacetan luar biasa. Atau tunda sampai 2020 setelah jalan betonisasi 100% selesai 21-22 September 2019," tulis keterangan foto.
Tidak hanya itu, sebuah ungkapan penyesalan justru diungkapkan warga karena tidak bisa menikmati keindahan alam yang beredar di media sosial. Pasalnya, banyak warga yang terjebak dalam kemacetan hingga terpaksa jalan kaki di antara debu yang beterbangan selama perjalanan.
"Katanya di negeri awan, ini mah bukan di negeri awan, di negeri debu. Jangan dah sekali-kali lagi ke mari (kesini) kapok Aing," kata seorang warga.
Pengunjung yang kecewa di 'negeri di atas awan' Citorek Banten. 😝 pic.twitter.com/fPvlnbryQL
— Agus Saptono (@AgusSaptono) September 22, 2019
(Edi Hidayat)