Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Javad Zarif juga membantah tuduhan tersebut. Zarif mengatakan bahwa serangan militer Iran akan sepenuhnya menghancurkan fasilitas produksi minyak utama Arab Saudi.
"Jika Iran berada di balik serangan itu, tidak akan ada yang tersisa dari kilang ini," kata Zarif kepada wartawan di New York.
Zarif mengatakan gerilyawan Houthi Yaman, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, "memiliki semua alasan untuk melakukan pembalasan" atas serangan udara koalisi pimpinan Saudi di negara mereka.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.