nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pembajakan Pesawat ATW, Pria Lebanon Jadi Korban Salah Tangkap Polisi Yunani

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 25 September 2019 17:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 25 18 2109217 nama-sama-dengan-pelaku-pembajakan-pesawat-pria-lebanon-ditangkap-506LFRPXC3.jpg Pembajakan pesawat TWA 1987. (Foto/Foxnews)

ATHENA - Seorang pria lelaki Lebanon yang ditahan di Yunani karena dituduh membajak sebuah pesawat pada tahun 1985 dibebaskan setelah polisi menangkap orang yang salah.

Mohammed Saleh (65) ditahan pada Kamis (19/9) di Mykonos, Yunani.

Pesawat Trans World Airlines (TWA) dibajak oleh gerilyawan yang diduga kelompok Islam Hizbullah, tapi dibantah oleh kelompok tersebut. Seorang penyelam angkatan laut AS tewas pada peristiwa itu.

Saleh dibebaskan pada Senin (23/9) malam.

Kementerian Luar Negeri Lebanon melansir BBC, Rabu (25/9/2019) menjelaskan bahwa seorang pria dengan nama yang sama dicari oleh pihak berwenang atas kasus pembajakan pesawat pada 1987.

Namun, nama ayah Saleh tidak cocok dengan nama tersangka, lapor AFP.

Seorang penerjemah berbahasa Arab menanyai Saleh, yang kemudian dibebaskan tanpa tuduhan.

Dia telah dipindahkan ke sebuah hotel dan setelah dia mendapatkan paspornya kembali, dia akan terbang ke Beirut melalui Athena.

Pesawat TWA terbang dari Kairo ke San Diego, AS dibajak pada 14 Juni 1985 setelah lepas landas dari Athena. Pesawat terpaksa mendarat di Beirut.

Sebanyak 153 penumpang dan awak pesawat disandera, beberapa di antaranya disandera selama 17 hari.

Sandera diikat dan dipukuli oleh para pembajak, yang menuntut pembebasan ratusan tahanan Syiah Lebanon dari penjara Israel.

Ketika para tahanan tidak dibebaskan, Robert Dean Stethem, penyelam Angkatan Laut AS berusia 23 tahun yang merupakan salah satu sandera, ditembak mati dan tubuhnya dilemparkan ke landasan di bandara Beirut.

Setelah terjadi negosiasi, sandera yang tersisa dibebaskan dengan imbal beberapa tuntutan pembajak dipenuhi.

Media Yunani mengatakan orang yang dicari sebenarnya telah ditangkap di Jerman dua tahun setelah pembajakan tetapi kemudian ditukar dengan dua orang Jerman yang diculik di Beirut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini