JAKARTA – Tiga mahasiswa korban kericuhan dalam unjuk rasa menolak pengesahan sejumlah rancangan undang-undang (RUU) di depan Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Petamina (RSPP), Jakarta Selatan.
Mereka dirawat diduga usai jadi korban pemukulan aparat keamanan saat memukul mundur massa pendemo, Selasa 24 September kemarin. Polisi juga menembakkan gas air mata ke arah massa.
Baca juga: 94 Orang Ditangkap Polisi Terkait Demo Ricuh di DPR
Direktur Rumah Sakit Pusat Petamina (RSPP) Kurniawan Iskandar mengatakan, ketiga pasien itu masih dirawat di ruang Intensive Care Unit (ICU).

Demo di depan DPR ricuh (Okezone)
"Saat ini pasien dirawat di ICU, kondisi stabil, penanganan saat ini masih kita lakukan dengan konservstif therapy," kata Kurniawan dalam konferensi pers di RSPP, Rabu (24/9/2019).
Baca juga: 254 Mahasiswa dan 39 Polisi Jadi Korban Demo Ricuh di DPR
Kurniawan mengatakan ada 90 pasien dari pendemo di DPR yang sempat dibawa ke RSPP setelah terjadinya bentrok dengan aparat keamanan, Selasa kemarin.
"Terkahir hingga pukul 01.00 WIB itu totalnya ada sekitar 90 pasien," ujar Kurniawan.