"Bahkan ada video viral, ternyata bukan kejadian di Indonesia. Oleh karena itu saya mengharapkan masyarakat tidak begitu saja terpancing berita yang belum bisa dipastikan kebenarannya," katanya.
Kompolnas mendesak agar Polri mengecek kebenaran sejumlah video kekerasaan terhadap mahasiswa dan menjelaskannya ke publik. Jika ternyata video yang viral hoaks, maka Polri diminta untuk mencar pelakunya.
"Jika dari pemeriksaan ternyata dapat dibuktikan tidak benar, maka Reskrim harus melacak siapa pembuat dan penyebarnya untuk dapat diproses hukum," katanya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.