SURABAYA – Polrestabes Surabaya mengamankan empat provokator aksi massa jelang demo besar-besaran di wilayah tersebut pada hari ini, Kamis (26/9/2019). Keempat orang tersebut terdiri atas 3 pegawai swasta serta satu pelajar SMA.
Mereka diamankan pada Rabu malam (25/9/2019) karena merusak fasilitas umum dengan membuat coretan provokatif. Aksi vandalisme itu menyasar sejumlah pos polisi di Surabaya.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Sandi Nugroho mengatakan, aksi provokasi sekelompok anak muda tersebut sengaja dilakukan untuk menciptakan suasana panas pada aksi massa di DPRD Jatim siang ini.
“Alhamdulillah, tadi malam keempat pelaku berhasil kami amankan sehingga upaya provokatif tidak berlanjut,” katanya, sebagaimana diberitakan iNews.id, Kamis (26/9/2019).

Namun, Sandi menyayangkan karena tindakan provokatif tersebut dilakukan pelajar. “Ada satu siswa SMA. Sementara tiga lainnya pegawai swasta. Sekarang masih kami periksa,” katanya.
Sandi mengatakan, patroli pengamanan dilakukan sejak tadi malam di seluruh kawasan di Surabaya. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan pada aksi massa hari ini.
Baca Juga : Surabaya Menggugat, Viral Video Risma Minta Warganya Jangat Disakiti
Sekadar diketahui, Kamis (26/9/2019) hari ini, akan ada aksi massa besar-besaran di Kota Surabaya. Aksi ini akan dilakukan di depan Kantor DPRD Jatim Jalan Indrapura. Lebih dari 5.000 orang akan turun yang terdiri atas mahasiswa, ormas, dan masyarakat.
Sesuai agenda, massa yang mengatasnamakan aliansi Kekuatan Sipil ini menolak sejumlah rancangan undang-undang (RUU) kontroversial. Di antaranya revisi UU KPK dan RUU KUHP.
Baca Juga : Motor Wartawan Okezone Dibakar Massa Pendemo, DPR Desak Polisi Telusuri Siapa Dalangnya
(Erha Aprili Ramadhoni)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.