Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Serukan Perdamaian, Sekelompok Massa Dukung Polisi Tangkap Perusuh Demo di DPR

Fadel Prayoga , Jurnalis-Jum'at, 27 September 2019 |20:50 WIB
Serukan Perdamaian, Sekelompok Massa Dukung Polisi Tangkap Perusuh Demo di DPR
A
A
A

JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa dan Pemuda Peduli Keadilan (KMPK) mendesak pihak kepolisian untuk menangkap massa aksi yang merusak fasilitas negara. Apalagi sampai terjadi pembakaran beberapa fasilitas umum.

Arif koordinator aksi mengatakan sebagai warga negara yang baik dan cinta akan kedamaian bahkan melebihi separuh nyawa maka sudah seharusnya merawat kedamaian yang ada.

"Rasa kecintaan kita terhadap NKRI kita buktikan dengan menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa ini," kata Arif saat aksi di Patung Arjuna, Jakarta Pusat, Jumat (27/9/2019).

Arif mengatakan akhir-akhir ini, bangsa Indonesia dibuat gaduh oleh sekelompok opportunis yang hanya mementingkan nafsu berpolitik semata dan bahkan ingin merusak tatanan dalam berbangsa dan bernegara.

Ilustrasi

"Kelompok yang ingin mencoba merusak tatanan berbangsa bernegara, sistem pemerintahan bahkan ingin adanya perpecahan harus disingkirkan," jelas Arif.

Secara tegas KMPK meminta pihak kepolisian untuk menindak secara tegas oknum demonstran yang merusak fasilitas negara. "Kami juga meminta agar pihak kepolisian untuk mengungkap oknum demonstran pelempar bom molotov," Tegasnya.

Arif juga meminta agar polisi untuk menangkap dan mengdili oknum yang menggerakan pelajar untuk melakukan demo anarkis. "Tangkap provokator dibalik kerusuhan 24 dan 25 september di depan Gedung DPR RI," tegasnya.

(Khafid Mardiyansyah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement