JAYAPURA - Pihak Kepolisian Polda Papua bekerjasama dengan pihak adat Wamena termasuk Bupati dan stakeholder untuk mengungkap pelaku demo rusuh yang mengakibatkan 33 warga meninggalkan dunia, ratusan luka-luka dan puluhan bangunan rusak yang berakibat ribuan warga mengungsi.
Hal ini ditegaskan Wakapolda Papua, Brigjen Polisi Yakobus Marzuki di Jayapura.
"Karena saat ini dia sakit, yang kita identifikasi sebagai pelaku baru kita akan periksa, yang bukan anak-anak ya, karena anak-anak ini adalah korban. Tapi yang dewasa, yang melakukan, menyuruh, itu yang akan kita periksa,"kata Wakapolda.
Baca Juga: Polri: Perusuh Demo Bukan Orang Wamena, Justru Mereka Lindungi Pendatang
Diakuinya, anak-anak sekolah yang turut dalam aksi demo yang berakhir anarkis tersebut dipaksa oleh kelompok-kelompok orang dewasa yang masih diburu.