"Kita akan berhati-hatinya untuk mengambil nila setitik itu. Kita hati-hati. Saya sudah sampaikan kepada Bupati, stakeholder, termasuk tokoh adat dan masyarakat disana terkait itu,"ucap Wakapolda.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak 33 warga harus meregang nyawa pada insiden demo anarkis Senin 23 September lalu, dan sedikitnya 8.000 orang mengungsi di Jayawijaya maupun di Jayapura. Sekitar 450 aparat kepolisian Brimob BKO Polda Papua dan jajaran Polda Papua telah berada di Kabupaten ini untuk meredam situasi pasca aksi.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.