Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Wiranto: Menggagalkan Pelantikan DPR Berarti Melawan Konstitusi

Fahreza Rizky , Jurnalis-Senin, 30 September 2019 |13:39 WIB
Wiranto: Menggagalkan Pelantikan DPR Berarti Melawan Konstitusi
Menkopolhukam Wiranto (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto mengatakan pelantikan anggota DPD/DPR RI merupakan amanat konstitusi setelah yang bersangkutan menjalani proses pemilihan legislatif (pileg). Karena itu, apabila ada kelompok yang hendak menggagalkan pelantikan dewan, maka sama saja melawan konstitusi.

Diketahui pelantikan anggota DPR/MPR rencanannya akan digelar pada Selasa (1/10/2019) dan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada Minggu (20/10/2019).

"Tidak boleh ada seorang, kelompok, atau pihak-pihak mana pun yang mencoba untuk mengagalkan itu. Karena penggagalan ini berarti melawan konstitusi," kata Wiranto saat membuka rapat koordinasi di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Wiranto memastikan aparat keamanan akan melakukan langkah pengamanan yang maksimal agar pelantikan para wakil rakyat dapat berjalan sebagaimana mestinya. "Kita tidak ingin mempertaruhkan eksistensi negara terancam oleh gerakan yang radikal, yang anarkis, dan inkonstitusional," imbuhnya.

Wiranto

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement