"Tanggal 19 Oktober 2019 jatuh pada hari Sabtu. Keluarga Indonesia sedang santai. Kami yakin jutaan rakyat akan mengawal pelantikan Presiden. Kami memaknainya sebagai merayakan mandat rakyat. Tidak hura-hura, tapi tetap penuh sukacita, kedamaian dan optimisme, " ujar mantan aktivis 98 ini.
Baca Juga : Panglima TNI Pimpin Apel Pengamanan Pelantikan Presiden
Jika dilangsungkan pada hari Minggu, dia beralasan ada masyarakat yang ingin menjalankan ibadah dan beristirahat. "Tidak ada alasan politis apapun dengan usulan ini. Hanya pertimbangan kepraktisan masyarakat saja," ujarnya.
Menurut Budi Arie, pada hari itu masyarakat biasanya istirahat dan olahraga untuk menyiapkan fisik untuk esok hari yaitu Senin. "Ada car free day juga pada hari Minggu," kata dia.
(Angkasa Yudhistira)