Ia menambahkan, Pancasila sebagai alat pemersatu sejatinya dijadikan etos bangsa dan media untuk merajut kembali persatuan bangsa, mengeratkan hubungan antar agama dan antaretnis, di tengah gencarnya pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan ideologi bangsa.
Sudah sepatutnya lanjut Menhan, Pancasila sebagai sebuah ideologi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga menjadi landasan nilai dan prinsip yang terus mengalir bagi setiap generasi penerus bangsa.
"Supaya meski Indonesia memiliki keragaman etnik, agama, dan keyakinan, budaya dan tradisi, serta bahasa, tetaplah satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia dalam bingkai NKRI yang kokoh," pungkasnya.
(Rizka Diputra)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.