Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kenapa Partai Berebut Ketua MPR, Meski Bukan Lagi Lembaga Tertinggi?

Kenapa Partai Berebut Ketua MPR, Meski Bukan Lagi Lembaga Tertinggi?
Ilustrasi pimpinan MPR RI. (Foto: Dok Okezone)
A
A
A

Pengaruh Politik

Pakar tata negara dari Universitas Parahyangan, Asep Warlan Yusuf, menjelaskan bahwa ketua MPR merupakan posisi yang strategis karena lembaga tersebut berwewenang menetapkan UUD. Meskipun MPR bukan lagi lembaga negara tertinggi seperti di masa Orde Baru, lembaga ini masih memiliki pengaruh politik yang besar.

"Fungsi mengubah UUD kan strategis sekali. Kembali atau tidak kembali ke UUD '45, misalnya. Atau, perlu-tidak perlunya amendemen kelima, misalnya. Itu kan bisa dimainkan oleh pimpinan MPR," ujar Asep.

Baca juga: Usai Dilantik Jadi Ketua MPR, Bamsoet Langsung Tancap Gas 

Sidang paripurna MPR. (Foto: Harits Tryan Akhmad/Okezone)

Apa Saja Wewenang MPR?

- Mengubah dan menetapkan UUD 1945.

- Melantik presiden dan/atau wakil presiden hasil pemilihan umum.

- Memberhentikan presiden dan/atau wakil presiden atas usulan DPR.

- Melantik wakil presiden menjadi presiden jika presiden mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya.

- Memilih wakil presiden dari dua calon yang diusulkan presiden jika terjadi kekosongan jabatan wakil presiden dalam masa jabatannya.

- Memilih presiden dan wakil presiden apabila keduanya mangkat, berhenti, diberhentikan, atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan.

Baca juga: Gerindra Akui Lakukan Komunikasi dengan Megawati Terkait Bursa Ketua MPR 

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement