BOGOR - Menteri Riset Teknolgi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta Mabes Polri mengusut tuntas temuan ada polisi membawa senjata api saat menangani demonstrasi mahasiswa menolak RKUHP di Gedung DPRD Sulawesi Utara, Kamis 26 September lalu.
Dalam demo itu, dua mahasiswa Universitas Halu Oleo bernama Randi dan Yusuf Kardawi gugur. Randi meninggal dengan luka tembak di dada saat aksi mereka dibubarkan secara represif oleh polisi.
Padahal sebelumnya Polri menyatakan pihaknya tidak menggunakan senjata dan peluru tajam dalam menghadapi pendemo.
Baca juga: 2 Mahasiswa Gugur saat Demo, Jokowi Bilang Berduka
"Saya sudah minta agar diproses secara transparan dan terbuka biar semua tahu," kata Nasir usai menghadiri peluncuran Gedung Science Tecno Park Institut Pertanian Bogor (IPB) di Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (4/10/2019).