nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyelundupan 5,5 Kilogram Sabu di Bandara Adi Sutjipto Yogyakarta Digagalkan

Kuntadi, Jurnalis · Senin 07 Oktober 2019 23:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 07 510 2114032 penyelundupan-5-5-kilogram-sabu-di-bandara-adi-sutjipto-yogyakarta-digagalkan-kOSQE4WIOP.jpg

YOGYAKARTA - Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu-sabu berhasil digagalkan oleh petugas bandara Adi Sutjipto, Yogyakarta, akhir bulan kemarin. Seorang penumpang Sriwijaya Air, dengan inisial FH (26) yang tengah transit dari Lampung tujuan Makassar, berhasil diamankan dengan barang bukti 8 paket sabu-sabu seberat 5,5 kilogram.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Agus Pandu Purnama mengatakan tersangka diamankan pada 29 Sptember lalu. Saat itu petugas operator X-Ray mengidentifikasi tampilan gambar koper yang mencurigakan saat melalui pemeriksaan HBS (Hold Baggage Screening) Konvensional di Terminal B Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta.

Setelah dilakukan analisa, akhirnya koper tersebut dilakukan rekonsiliasi atau pemanggilan dan pemeriksaan lanjutan kepada pemilik koper. Koper ini dibawah FH dalam perjalanan dengan SJ 337 dari Lampung (TKG) mendarat di Yogyakarta (JOG) dan akan melanjutkan penerbangan ke Makassar dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air SJ 712.

“Atas kecurigaan kemudian dilakukan rekonsiliasi terhadap koper tersebut dan ditemukan 8 buah paket yang dibungkus isolasi berwarna cokelat yang diduga diduga sabu-sabu,” jelas Agus, dalam pers rilis di kantornya, Senin (7/10/2019).

Ilustrasi

Pelaku yang merupakan warga Jambu Hilir, Kalimantan Selatan ini, membawa delapan paket sabu-sabu yang memiliki berat total 5.506,4 gram. Masing-masing paket seberat 667,0 gram, 682,8 gram, 680,0 gram, 712,2 gram, 684,6 gram, 709,2 gram, 683,6 gram, dan 687,0 gram.

“Dari temuan ini kita koordinasikan dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, Bea Cukai dan Lanud Adisutjipto, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Agus Pandu.

Kepala Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi DIY AKBP Sudaryoko, mengatakan pihaknya telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasilnya barang-barang tersebut diduga kuar merupakan sabu-sabu.

“Setiap pergerakan penumpang dan barang melalui bandara selalu dimonitor, ini harus menjadi pelajaran bagi masyarakat,” jelasnya.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini