nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gagal Menikah dengan Pujaan Hati, Pemuda Ini Curi Mobil Majikannya

Kuntadi, Jurnalis · Selasa 08 Oktober 2019 00:31 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 07 510 2114062 gagal-menikah-dengan-pujaan-hati-pemuda-ini-curi-mobil-majikannya-AmyNH6vxbv.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SLEMAN – Gara-gara gagal menikah, seorang pemuda di Kabupaten Sleman, DIY, berinisial MNH (22) nekad mencuri mobil pickap milik majikannya. Aksi ini dilakukan karena pelaku gagal menikahi perempuan pujaannya yang sudah delapan tahun dipacarinya.

Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Budi Karyanto mengatakan, aksi pencurian ini dilakukan oleh pelaku pada 3 Oktober lalu. Dia menggondol sebuah mobil Suzuki pickap milik majikannya tempat dia bekerja di sebuah toko kayu. Pelaku sendiri sudah tiga tahun bekerja di tempat ini.

“Pelaku ini menduplikat kunci mobil milik majikannya,” kata Budi kepada wartawan, Senin (7/10/2019).

Pelaku ditangkap setelah korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke polisi. Hingga akhirnya diketahui keberadaan korban berada di wilayah hukum Polresta Surakarta. Petugas reskrim dari Polsek Sleman bekerjasama dengan buser Polrestas Surakarta akhirnya menangkap pelaku di Solo.

“Tersangka kita amankan, selang sehari pasca mencuri,” jelasnya.

 Pencurian

Mobil ini dijual kepada pembeli dengan harga Rp12 juta dengan STNK. Usai menjual, tersangka bersembunyi dan ingin menetap di Solo. Namun petugas berhasil mencium keberadaan pelaku dan mengamankan berikut barang bukti.

“Dia sempat menawarkan lewat media sosial. Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” terangnya.

MNH merupakan warga Hargobinangun, Pakem, Sleman mengaku nekad mencuri karena ingin move on. Usai hubungan cintanya kandas dia ingin membangun hidup baru. Sebelumnya dia sudah berpacaran selama 8 tahun namun tidak direstui calon mertuanya.

“Ingin membangun hidup baru di luar Jogja. Sudah gagal mau nikah, terus keluarga dari kecil enggak ngurusin, semakin dewasa semakin binggung jadi seperti ini,” ucap MNH pasrah.

Selama delapan tahun pacaran, kata MNH, tidak pernah mendapatkan restu karena berbeda agama dan keyakinan. Begitu juga status ekonomi MNH yang jauh dari kehidupan pacarnya. Padahal mereka berdua sudah saling mencintai dan siap hidup bersama. Namun kisah asmara keduanya kandas di tengah jalan.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini