JAKARTA – Warga Tamansari, Jakarta Barat, yang menjadi korban kebakaran besar pada Minggu 6 Oktober 2019, kini harus mengungsi di tenda-tenda yang disediakan. Mereka berada di sana dengan membawa harta benda seadanya yang bisa diselamatkan.
Sejumlah kebutuhan pokok sangat mereka butuhkan saat ini. Di antara yang paling penting adalah susu dan popok bayi.
"Susu dan pampers (diapers/popok) bayi (sangat dibutuhkan)," kata Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat Surya, Selasa (8/10/2019).
Baca juga: Padamkan Kebakaran di Tamansari, Damkar Tambah Armada Jadi 25 Unit
Selain itu, lanjut dia, barang-barang yang dibutuhkan adalah tempat mandi-cuci-kakus (MCK) portabel untuk kebutuhan sanitasi mereka. Pasalnya kini hanya terdapat lima mobil MCK, padahal jumlah pengungsi ada 800 orang.

Surya menyebut para pengungsi juga berharap adanya sumbangan seragam sekolah dan terpal. "Kalau makanan sudah terpenuhi. Ada 20 petugas Dinas Sosial," ujarnya.
Baca juga: Warga Korban Kebakaran Tamansari: Habis Semua, Sisanya Baju yang Saya Pakai
Ia mengaku hanya memberikan waktu hingga satu minggu ke depan untuk menampung keberadaan para korban kebakaran. Namun apabila masih ada pengungsi, pihaknya akan menambah waktunya.
"Kita kasih makan hanya seminggu, kecuali ada permintaan tambahan, baru kita tambah," kata Surya.