nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gedung Putih Tolak Bekerja Sama dalam Penyelidikan Pemakzulan Trump

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 11:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 09 18 2114648 gedung-putih-tolak-bekerja-sama-dalam-penyelidikan-pemakzulan-trump-NkNdiK81dz.jpg Foto: Reuters.

Pakar hukum mengatakan bahwa Konstitusi AS memberi DPR wewenang luas untuk memutuskan bagaimana melakukan penyelidikan pemakzulan dan bahwa Mahkamah Agung tidak akan memeriksa prosedur yang digunakan Kongres.

"Mereka dapat melakukan penyelidikan dalam kurang lebih urutan apa pun yang mereka inginkan," kata Frank Bowman, seorang profesor hukum di University of Missouri dan penulis buku tentang pemakzulan sebagaimana dilansir Reuters.

BACA JUGA: Pembocor Rahasia Kedua Muncul Dalam Kasus Pemakzulan Donald Trump

Tetapi dia menambahkan bahwa: "Secara politis, tentu akan membantu jika ada partisipasi dari perwakilan presiden di beberapa titik."

Selama penyelidikan impeachment terhadap Presiden Bill Clinton, DPR AS mengadopsi prosedur yang memungkinkan pengacara Clinton untuk menanggapi bukti dan membuat permintaan untuk kesaksian saksi.

Pada percakapan telepon dengan wartawan, seorang pejabat senior administrasi mengatakan Trump belum diberikan perlindungan prosedural yang diberikan dalam proses pemakzulan sebelumnya, termasuk "kemampuan untuk melihat bukti, untuk memeriksa silang saksi, untuk memiliki pengacara hadir di semua dengar pendapat, kemampuan untuk mengajukan keberatan terhadap kesaksian dan kemampuan untuk memanggil saksi."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini