Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Novel Baswedan Luruskan Isu 'Miring' Soal Foto Bersama Gubernur Jakarta

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Rabu, 09 Oktober 2019 |16:05 WIB
 Novel Baswedan Luruskan Isu 'Miring' Soal Foto Bersama Gubernur Jakarta
Foto Istimewa
A
A
A

JAKARTA - Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan meluruskan soal isu miring saat dirinya foto bersama Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Menurut Novel, foto yang viral di media sosial (medsos) tersebut sengaja diviralkan oleh oknum.

"Itu menurut saya sengaja, yang bikin terpublis itu mungkin juga sebenernya tahu tapi sengaja, pak Anies itu tidak pernah ada kasus di KPK, soal orang dilaporkan, saya kira banyak orang yang dilaporkan," kata Novel usai bersaksi untuk perkara Markus Nari di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Rabu (9/10/2019).

Sebelumnya, viral sebuah foto Novel Baswedan dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang seolah-olah dikaitkan dengan sebuah lembaran yang tertulis 'tanda bukti penerimaan laporan atau informasi dugaan tindak pidana korupsi'.

 Baca juga: Miryam Berkelit saat Dicecar Jaksa KPK Soal Tekanan Perkara Korupsi e-KTP

Dari hasil penelusuran di twitter, pemilik akun @YohanesPatty2 membuat cuitan yang ditujukan untuk akun resmi KPK terkait foto Novel Baswedan dengan Anies Baswedan di sebuah masjid.

Foto Novel dan Anies tersebut disandingkan dengan dua gambar lainnya yakni tanda bukti laporan atau informasi dugaan ‎tipikor serta pernyataan Anggota Pansus KPK DPR RI, Eddy Kusuma Wijaya.

Tiga foto tersebut dibumbui dengan tulisan 'CC@KPK_RI teruntuk Novel Baswedan. Kami rakyat akal sehat menanti klarifikasi jika ada barter perkara dengan modus intimidasi atau karena kekerabatan (KKN)‎ CC @KontraS@haris_azhar@antikorupsi @KomnasHAMJangan ada dusta antara KPK dan Negara'

Novel mengamini bahwa memang ada laporan yang masuk ke KPK soal Anies Baswedan. Namun, banyak laporan yang masuk ke KPK dan kemudian tidak serta merta menjadi kasus korupsi. Bahkan, katanya, ada juga laporan yang masuk ke KPK dengan menyeret nama Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Jangan kan pejabat-pejabat yah, Pak Jokowi pun dilaporkan ke KPK, kasus Transjakarta, tapi kan konteksnya KPK kemudian tidak melihatnya itu sebagai perkara kan, belum ditentukan masalah gitu yah," ucapnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement