nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kisah "Menantu Teladan" Bunuh 6 Anggota Keluarga Selama 12 Tahun dengan Sianida

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Sabtu 12 Oktober 2019 07:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 11 18 2115727 kisah-menantu-teladan-bunuh-6-anggota-keluarga-selama-12-tahun-dengan-sianida-YvSTyiIAzb.jpg Jolly Shaju. (Foto: K SASI/BBC)

KERALA - Seorang "menantu teladan" yang membunuh enam anggota keluarga dengan sianida dicemooh ketika dia tiba di pengadilan di negara bagian Kerala, India selatan.

Jolly Shaju (47) mengaku meracuni suami pertamanya, orang tuanya, mantan istri suaminya saat ini dan dua lainnya antara tahun 2002 dan 2014.

Korban yang termuda adalah seorang bayi yang meninggal pada tahun 2014.

Shaju dikembalikan ke tahanan sampai 16 Oktober dengan dua tersangka lainnya yang dituduh sebagai kaki tangannya.

Baca juga: "Maaf Ibu", Pesan Gadis 12 Tahun yang Diperkosa 30 Lelaki Selama 2 Tahun

Baca juga: Wanita 73 Tahun Asal India Melahirkan Bayi Perempuan Kembar

Salah satu dari mereka, Prajikumar, seorang pandai emas yang dituduh memasok sianida, mengatakan ia tidak bersalah atas semua tuduhan, menurut Press Trust of India (PTI) via BBC, Jumat (11/20/2019). Dia bilang dia mengira dia membelinya untuk meracuni tikus.

Kecurigaan

Kasus ini baru terungkap setelah Rojo Thomas, saudara laki-laki dari suami pertamanya Roy Thomas, yang meninggal pada tahun 2011.

Korban pertama Shaju adalah ibu mertuanya, Annamma Thomas, yang dikatakan meninggal setelah makan makanan yang disiapkan olehnya pada 2002.

Enam tahun kemudian, Tom Thomas, ayah mertua Shaju yang berusia 66 tahun, meninggal dalam kondisi yang sama.

Ini diikuti oleh kematian Roy pada 2011. Pada proses autopsi ditemukan jejak sianida, namun temuan itu tidak ditindaklanjuti.

Pada 2014, saudara lelaki Annamma, Matthew, bersikeras agar autopsi dilakukan pada keponakannya. Dia meninggal pada tahun yang sama, kata PTI.

Keluarga menjadi lebih khawatir pada tahun 2016, sekitar waktu kematian istri sepupu mereka, Scaria Shaju. Putri mudanya, Alfine, telah meninggal dua tahun sebelumnya.

Tersangka kemudian menikahi Shaju.

Polisi menuduh Shaju, yang menurut mereka mengaku melakukan enam pembunuhan, dimotivasi oleh uang.

Adik iparnya, Renji, mengatakan bahwa dia telah mengendalikan keuangan keluarga setelah kematian ibunya. Ayahnya, katanya, menganggapnya menantu idaman.

"Dulu aku menganggap Jolly sebagai kakak perempuanku," kata Renji kepada PTI. "Aku dulu suka dia. Dia dulu bersikap ramah dengan semua orang."

Investigasi polisi sedang berlangsung.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini