nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sakit Hati, Jebolan Ponpes Curi Motor Orangtua Mantan Pacar

Jum'at 11 Oktober 2019 21:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 11 512 2115880 sakit-hati-jebolan-ponpes-curi-motor-orangtua-mantan-pacar-6kWVXb1chl.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

SRAGEN - Yeppi Terammadana (27), nekat mencuri motor mantan calon mertuanya karena sakit hati dikhianati kekasihya, berinisial R. Pemuda asal Dukuh Nglinggang RT 005, Desa Ngrombo, Tangen, Sragen, mencuri sepeda motor orang tua mantan pacarnya pada pertengahan September 2019 lalu.

Kini, Yeppi yang juga jebolan santri pondok pesantren itu terpaksa mendekam di penjara Mapolres Sragen untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Tangen Iptu Zaini atas seizing Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan mengatakan, peristiwa itu berawal pada pukul 04.30 WIB saat korban, Suyanto, mengumandangkan azan di masjid. Saat itulah, pelaku melintas di depan masjid dan memastikan siapa yang azan.

“Pelaku jalan kaki ke rumah korban yang dalam kondisi pintu terbuka. Pelaku langsung mengambil motor Honda Vario warna biru putih berpelat nomor AD 6331 AUE,” ujar Zaini, seperti dilansir dari Solopos.com.

 Pencurian

Kejadian itu sempat dicurigai Muryati, istri korban tak lain ibu mantan pacar yang saat itu tiduran di kamar. Muryanti mendengar suara motor yang dibawa kabur pelaku.

Namun Muryati tidak kuasa mengejar karena cepat. Saksi lainnya, Purnomo, sempat melihat pelaku di sebuah toko pada keesokan hari dengan gerak-gerik mencurigakan saat menawarkan sepeda motor Vario milik ayah mantan pacarnya.

“Saat menawarkan itu, pelaku tidak berani menunjukkan motornya tetapi hanya menunjukkan kuncinya. Dari hasil keterangan itu, kami melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap Yeppi pada 30 September 2019. Motor belum sempat dijual. Aksi ini merupakan aksi kali pertama,” pungkasnya. Dia menyampaikan, akibat pencurian itu korban menderita kerugian Rp12 juta.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini