nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dampak Serangan Turki, Ratusan Kerabat IS Melarikan Diri dari Kamp di Suriah

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 13 Oktober 2019 19:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 13 18 2116407 dampak-serangan-turki-ratusan-kerabat-is-melarikan-diri-dari-kamp-di-suriah-C6OQELKbev.jpg Foto: AFP.

DAMASKUS – Pejabat yang terkait dengan militan Kurdi di Suriah mengatakan bahwa ratusan warga asing yang berafiliasi dengan kelompok teroris Negara Islam (IS), dahulu dikenal sebagai ISIS, telah melarikan diri dari sebuah kamp tahanan di utara Suriah di tengah serangan yang dilancarkan Turki di sana.

Dalam laporan yang dilansir BBC, para pejabat mengatakan bahwa para tahanan menyerang gerbang di kamp pemindahan Ain Issa saat pertempuran berkecamuk di dekatnya.

Rincian dari insiden itu masih bermunculan. Sebuah kelompok pemantau menyebutkan jumlah yang melarikan diri mencapai angka 100 orang, tetapi pihak berwenang Kurdi mengatakan hampir 800 warga asing kerabat anggota IS telah melarikan diri.

BACA JUGA: Turki Gempur Milisi Kurdi Suriah, Tewaskan Ratusan Orang, Puluhan Ribu Mengungsi

Ain Issa menampung sekira 12.000 pengungsi, termasuk hampir 1.000 perempuan asing dan anak-anak yang memiliki hubungan dengan para jihadis. Pemerintah Kurdi mengatakan kamp itu "sekarang tanpa penjaga".

"Siapa pun yang peduli dengan penahanan aman para tahanan, mereka dipersilakan datang dan menemukan solusi," kata pejabat senior Kurdi, Redur Xelil, memperingatkan operasi militer Turki membuka jalan bagi IS untuk berkumpul kembali.

BACA JUGA: Sebut Milisi Kurdi Sebagai "Pengkhianat Negara", Pejabat Suriah Ogah Lanjutkan Perundingan

Kelompok Pasukan Demoratik Suriah (SDF) yang dipimpin Kurdi mengatakan saat ini pihaknya menahan lebih dari 12.000 anggota IS yang dicurigai di tujuh penjara, dan setidaknya 4.000 dari mereka adalah warga negara asing. Lokasi pasti belum terungkap, tetapi beberapa dilaporkan dekat dengan perbatasan Turki.

Turki melancarkan serangan ke utara Suriah pekan lalu untuk mengusir pasukan pimpinan Kurdi dari wilayah tersebut. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan 13.000 orang telah melarikan diri dari wilayah itu akibat serangan tersebut, dan jumlahnya mungkin akan bertambah.

(DNA)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini