MAIDUGURI – Polisi di utara Nigeria menyelamatkan hampir 70 pria dan anak laki-laki dari sebuah bangunan berkedok sekolah agama Islam di mana mereka dibelenggu dan mengalami “perlakuan merendahkan dan tidak manusiawi”.
Penggerebekan di Katsina, negara bagian barat laut asal Presiden Muhammadu Buhari, terjadi kurang dari sebulan setelah sekira 300 pria dan anak laki-laki dibebaskan dari sekolah Islam di Negara Bagian Kaduna, tempat mereka diduga disiksa dan dilecehkan secara seksual.
"Dalam proses penyelidikan, enam puluh tujuh orang dari usia 7 hingga 40 tahun ditemukan dibelenggu dengan rantai," kata juru bicara kepolisian Katsina Sanusi Buba dalam sebuah pernyataan yang dilansir Reuters, Selasa (15/10/2019). "Para korban juga ditemukan telah mengalami berbagai perlakuan tidak manusiawi dan merendahkan martabat."
Penggerebekan terjadi pada 12 Oktober di Sabon Garin di daerah pemerintah daerah Daura di Negara Bagian Katsina. Polisi mengatakan bahwa mereka sedang bekerja untuk menyatukan kembali para korban dengan keluarga mereka.