INDRAMAYU - DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu belum mengambil sikap pasca-ditetapkannya Bupati Indramayu Supendi sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait pengaturan proyek di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Supendi sendiri selain menjabat sebagai Bupati Indramayu juga menempati posisi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu.
Menurut Ketua Harian DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu Taufik Hidayat, pihaknya belum mengambil sikap terkait penetapan Supendi sebagai tersangka oleh KPK. Ia menuturkan, DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu sendiri akan memberi kesempatan untuk Supendi agar fokus menghadapi proses hukumnya saat ini.
"Saya rasa di DPD Golkar sudah dilakukan. Kemarin, kami lihat Fraksi sudah rapat, pengurus DPD juga rapat. Iya, kosentrasi masalah hukum," kata Taufik kepada wartawan, Rabu (16/10/2019).
Baca Juga: Bagaimana Nasib Tujuh Proyek di Indramayu yang Diduga Dikorupsi Supendi?

Taufik mengungkapkan, jika DPD Partai Golar Kabupaten Indramayu, belum mengambil keputusan seperti pemecatan atau semacamnya. "Insya Allah tidak ada masalah. DPD Partai Golkar Indramayu tetap solid, tetap kompak, " ucap dia.
Sekadar informasi, sebelumnya KPK mengamankan delapan orang saat menggelar OTT di Indramayu, Jawa Barat, pada Selasa 15 Oktober 2019 dini hari. Kedelapan orang tersebut terdiri dari Bupati Indramayu Supendi, ajudannya, pegawai rekanan, serta beberapa pejabat Dinas Pekerjaan Umum Indramayu.
Selain menangkap delapan orang, petugas KPK juga mengamankan uang ratusan juta rupiah. Uang tersebut diduga terkait suap di Dinas PU Indramayu.
Baca Juga: Supendi Kena OTT KPK, Pemkab Indramayu Siapkan Bantuan Hukum
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.