nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jepang dan Korea Selatan Sepakat Perbaiki Hubungan

Kamis 24 Oktober 2019 19:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 24 18 2121371 jepang-dan-korea-selatan-sepakat-perbaiki-hubungan-x70TSc4hpL.jpg Bendera Korea Selatan dan Jepang. (Foto/Reuters)

SEOUL - Perdana menteri Jepang dan Korea Selatan sepakat mengenai pentingnya memperbaiki hubungan yang memburuk karena sengketa perdagangan dan sejarah.

PM Korea Selatan Lee Nak-yon menyerahkan surat dari Presiden Moon Jae-in kepada pemimpin PM Jepang Shinzo Abe saat menghadiri penobatan Kaisar Naruhito.

Seorang pejabat di Seoul mengutip VOA, Kamis (24/10/2019) mengatakan surat pribadi Moon itu berisikan ucapan selamat kepada Jepang atas era kekaisaran baru Reiwa, serta mengharapkan perbaikan hubungan bilateral.

Abe menyatakan berterima kasih atas surat itu, kata Wakil I Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Sei-yong, yang berbicara dalam brifing di televisi setelah pertemuan berakhir.

Foto/Reuters

Cho mengatakan Lee dan Abe sepakat kedua negara harus meningkatkan hubungan dan bahwa koordinasi di antara mereka dan Washington penting. Lee menyerukan dimajukannya komunikasi dan pertukaran yang beragam dalam upaya menyelesaikan masalah hubungan mereka, jelas Cho.

Abe memberitahu Lee bahwa kerjasama semacam itu sangat penting sementara mereka menghadapi ancaman nuklir dan misil Korea Utara, sebut Kementerian Luar Negeri Jepang.

Abe mengatakan hubungan yang sekarang ini tegang harus diperbaiki, tetapi Seoul harus mengambil langkah pertama.

Pertemuan itu dipantau dengan cermat untuk mengetahui apakah ada tanda-tanda pencairan hubungan, tetapi hanya tampak sedikit kemajuan yang dicapai selain kesepakatan untuk terus melakukan pembicaraan.

Meskipun demikian, Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga mengatakan pembicaraan itu “bermakna” karena kedua pihak bertukar pandangan dan saling memastikan agar upaya-upaya mereka berlanjut.

Lee, yang dikenal sebagai pakar masalah Jepang, tidak mengungkapkan rincian lebih jauh mengenai pembicaraan itu sewaktu ia meninggalkan kantor Abe.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini