Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Tito Karnavian Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Dalam Negeri

Muhamad Rizky , Jurnalis-Jum'at, 25 Oktober 2019 |13:31 WIB
Tito Karnavian Berkomitmen Jaga Stabilitas Politik Dalam Negeri
Mendagri Tito Karnavian (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian berkomitmen menjaga stabilitas politik dalam negeri. Menurutnya, Kemendagri memiliki peran strategis untuk menjamin stabilitas politik di daerah.

“Sebagai pembina politik pemerintah daerah, kita akan berusaha untuk memberi sumbangsih untuk menjaga stabilitas politik jangan sampai nanti berkembang menjadi gangguan keamanan,” kata Tito saat memberikan amanat pada apel seluruh pegawai lingkup Kemendagri dan BNPP di Kemendagri, Kamis, 24 Oktober 2019 kemarin.

Tito mengungkapkan, stabilitas politik di daerah penting dijaga untuk memastikan pembangunan di berbagai sektor berjalan dengan baik. Keduanya kata Tito, saling memengaruhi satu sama lain dan berdampak pada sisi keamanan.

“Kita harus menjaga agar stabilitas politik dan keamanan dalam negeri di daerah. Tanpa situasi yang aman, maka pembangunan tidak akan berjalan, ini dua sisi yang saling memberi nilai. Keamanan yang tidak baik akan terjadi pembangunan, pembangunan yang tidak baik akan berdampak pada gangguan dan keamanan, ini salah satu tugas pokok Kemendagri untuk menjaga stabilitas politik,” tuturnya.

Ia juga meminta jajarannya di lingkungan Kemendagri dan BNPP untuk mengharmonisasikan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Menurutnya, hubungan antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota harus terintegrasi sebagai salah satu upaya menjaga stabilitas nasional.

“Saya kira kita mulai juga menempatkan format kita sebagai pembina ujung tombang dan tulang punggung Pemerintahan untuk mengharmonisasikan antara kebijakan Pusat dan Daerah. Kita harus pandai-pandai menangkap apa kebijakan-kebijakan di Kementerian dan Lembaga yang akan berdampak pada stabilitas politik dan keamanan,” jelas Tito.

Mantan Kapolri ini menambahkan, pemerintahan dengan komposisi yang mayoritas baru, dinamika politik dan gejolak pro dan kontra tak dapat dipungkiri akan terjadi. Oleh karenanya, diperlukan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas tersebut.

“Pemerintahan baru, presiden lama, kabinet baru, akan muncul gejolak-gejolak dan pro-kontra, kita lihat media pagi ini juga ada positif dan negatif, prinsip kita menjaga, karena dua bulan ini kabinet baru biasanya belum stabil, kita berusaha menjaga stabilitas itu,” kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement