nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pukuli Balita hingga Tewas, Ayah Tiri: Saya Kesal Anak Itu Nangis Terus

Jum'at 25 Oktober 2019 03:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 25 525 2121450 pukuli-balita-hingga-tewas-ayah-tiri-saya-kesal-anak-itu-nangis-terus-LLqsCwjVB6.jpg Asep Doni (25) Hanya Bisa Tertunduk Gelar Perkara Kasus Penganiayaan Anak hingga Tewas di Polres Ciamis (foto: iNews/Acep Muslim)

CIAMIS - Alvin Putra Syamsul Bahri, balita berusia 3,5 tahun asal Kampung Gandasari Gunung Cupu, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal dunia di tangan ayah tirinya bernama Asep Doni (25). Kini sang ayah tiri sudah ditahan di Mapolres Ciamis.

Sebelum ditangkap, tersangka diketahui ikut membawa korban ke rumah sakit agar perbuatan sadisnya tidak dicurigai warga.

Baca Juga: Mabuk Berat, Ayah Tiri Tega Pukuli Balita hingga Tewas

Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso mengatakan, dari hasil penyelidikan dan autopsi korban dianiaya ayah tirinya dengan cara dipukuli bagian kepala, wajah serta perutnya sebanyak belasan kali.

“Korban ini dipukuli sampai belasan kali oleh pelaku karena kesal anak ini terus menangis saat dalam perjalanan dari rumah kontrakannya ke rumah neneknya. Pelaku ini juga dalam pengaruh minuman alcohol (miras),” kata Bismo seperti dikutip iNews, Kamis (24/10/2019).

Ilustrasi (foto: Shutterstock) 

Bismo menambahkan, korban sempat mendapat pertolongan medis di puskesmas. Lantaran kondisinya semakin memburuk korban kemudian dirujuk ke rumah sakit (RS) Jasa Kartini Tasikmalaya agar mendapat penanganan maksimal.

“Namun dalam perjalanan nyawanya tak tertolong. Pelaku ini sempat ikut membawa korban ke rumah sakit agar perbuatan sadisnya tidak dicurigai,” ujarnya.

Baca Juga: Pemukulan 7 Siswa SD di Bekasi, Disdik: Pelaku Diberi Pembinaan 

Akibat perbuatannya itu, tersangka dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sementara tersangka Asep Doni hanya bisa tertunduk saat digiring anggota Satreskrim Polres Ciamis. Warga Gunungcupu, Sindangkasih ini mengaku tega menganiaya anak tirinya itu karena kesal korban rewel di perjalanan.

“Saya kesal anak itu nangis terus,” kata Asep singkat.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini