CIMAHI – Destinasi pariwisata Jawa Barat dijamin bakal semakin solid. Para stakeholder terus merapatkan barisan. Apalagi dukungan penuh diberikan Ketua dan Anggota DPRD Kota se-Provinsi Jawa Barat periode 2019/2024. Suara bulat diwujudkan dalam komitmen pengembangan destinasi.
Bulatnya suara Ketua dan Anggota DPRD Kota se-Jawa Barat diberikan melalui orientasi, Kamis 24 Oktober 2019. Orientasi tersebut dilakukan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Kampus BPSDM Provinsi Jawa Barat, di Kota Cimahi. Program tersebut dihadiri 160 orang peserta. Tema besarnya, ‘Arah Kebijakan Pembangunan Kepariwisataan di Jawa Barat, Pengembangan Destinasi Wisata Kota’.
“Pariwisata Jawa Barat akan semakin kuat dengan komitmen riil dari para wakil rakyat ini. Apalagi, kegiatan itu membuahkan berbagai kesepakatan. Tujuannya membuat destinasi wisata di Jawa Barat ini semakin berkembang. Dengan begitu, ada kenaikan value secara ekonomi,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata Kemenpar Dadang Rizki Ratman, Kamis 24 Oktober 2019.
Meski digelar sehari, ada 7 rekomendasi yang dihasilkan dari orientasi tersebut. Nantinya untuk penataan daerah atraksi wisata diarahkan pada zona rural atau countryside. Penataan destinasi tersebut mencakup given (alamiah) sekaligus man-made (buatan). Mendukung destinasi, penataan sentra bisnis bagi masyarakat perlu dilakukan.
Ada beberapa treatment untuk menaikan daya dukung masyarakat. Slot berupa pasar malam tradisional perlu diberikan untuk menjual cinderamata tradisional khas suatu daerah. Selain souvenir, spot khusus makanan tradisional juga akan diberikan. Lebih lanjut, ada pengembangan industri spa terapi hingga fisioterapi penghilang lelah. Melengkapi experience, pagelaran seni tradisional juga didorong reguler.