JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan menyoroti pentingnya merawat persatuan dalam momen Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Bagi dia, merawat persatuan yang baik adalah dengan menghadirkan keadilan. Jika persatuan tidak berlandasan keadilan, sebut Anies, maka akan terjadi ketimpangan.
Ia mengatakan ketimpangan antarnegara kini sudah mulai berkurang. Hal itu terlihat ketika Indonesia dan India masuk menjadi satu dari 20 negara yang memiliki perekonomian terbesar atau G-20.
Baca juga: Maknai Sumpah Pemuda, Anies: Tantangan Terbesar Merawat Persatuan
Kendati demikian, Anies menyayangkan adanya ketimpangan yang luar biasa di dalam negeri dari semua negara di dunia.
"Jadi ketimpangan antarnegara sudah mengecil, tapi ketimpangan dalam negaranya yang melebar, dan itu dialami seluruh negara di dunia," ucap Anies saat memimpin apel peringatan 91 tahun Sumpah Pemuda di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (28/10/2019).
Baca juga: 91 Tahun Sumpah Pemuda, Jokowi: Mari Bergandengan Tangan Menggerakkan Indonesia
"Artinya apa? Pembangunan beberapa wilayah sudah begitu pesat sehingga dia bisa setara dengan wilayah lain, tapi sebagian tempat lainnya belum," tambah Anies.
Oleh karena itu, ia berharap Indonesia mampu terus bersatu dan membenahi ketimpangan-ketimpangan yang terjadi.
Baca juga: KPK: Esensi Sumpah Pemuda adalah Kesamaan Visi-Misi Rakyat Indonesia
"Ketimpangan itu harus dibereskan, dan ketimpangan ini pada akhirnya kebijakan dulu. Kebijakan harus semuanya memperhitungkan faktor keadilan," ungkapnya.
"Karena kalau kebijakan disusun tanpa memerhatikan faktor keadilan, nanti setelah berjalan beberapa tahun baru terjadilah pelebaran ketimpangan. Karena pelebaran ketimpangan tidak otomatis saat kebijakan itu dibuat langsung berdampak," tuturnya.
Baca juga: Ketua MPR: Sumpah Pemuda Masih Menjiwai untuk Membangun Bangsa
(Hantoro)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.