Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketua DPR Sebut Tugas Berat Menanti Kapolri Baru

Muhamad Rizky , Jurnalis-Kamis, 31 Oktober 2019 |19:20 WIB
Ketua DPR Sebut Tugas Berat Menanti Kapolri Baru
Ketua DPR Puan Maharani bersama calon Kapolri Komjen Idham Azis (Foto: Ist)
A
A
A

JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, banyak tantangan dan tugas yang dihadapi Kapolri baru pengganti Jenderal Tito Karnavian, yakni Komjen Idham Azis. 

Puan menyampaikan, tugas yang dimaksud seperti Pilkada serentak, radikalisme, penegakan hukum dan pencegahan aksi terorisme hingga kejahatan cyber dan kejahatan transnasional. Kendati begitu dirinya tetap meyakini Idham akan mampu menangani semua tantangan tersebut.

"Tapi melihat rekam jejaknya dan paparan program saat fit and proper test, kita optimis Kapolri baru akan bisa mengatasi tantangan-tantangan itu,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya, Kamis (31/10/2019).

Baca Juga: Besok Komjen Idham Azis Dilantik Jadi Kapolri

Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini berharap agar Idham bisa memberikan perhatian lebih pada kejahatan narkoba. Menurutnya, persoalan itu kini semakin massif menyasar generasi muda.

Idham Azis

Puan juga berpesan agar segera bergerak cepat setelah dilantik dengan melakukan konsolidasi internal. “Konsolidasi internal penting untuk menyatukan gerak langkah sebagai jiwa korsa menghadapi tantangan yang makin kompleks," ujarnya.

Selain itu, Puan juga menyarankan Idham untuk berkoordinasi dengan penegak hukum lainnya agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam komunikasi. "Dan tentu saja harus dekat dengan warga sebagai pengayom masyarakat," katanya.

Baca Juga: DPR Resmi Tetapkan Idham Azis sebagai Kapolri

(Arief Setyadi )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement