Politisi PDI Perjuangan itu juga menuturkan, bila berdasarkan data yang tersebar di beberapa media Dinas Bina Marga berencana melakukan revitalisasi di trotoar Ibu Kota sepanjang 103,7 KM. Sehingga bila dikalkulasikan, maka per meternya trotoar itu menghabiskan dana sekira Rp8 juta.
"Saya rasa revitalisasi trotoar mencapai Rp8 juta per meter itu sudah enggak masuk akal. Jadi saya lihat ada keanehan di dalam anggaran tersebut. Kami minta jangan sampai ada penyalahgunaan anggaran," sambung dia.
Ia juga meminta kepada Kepala Dinas Bina Marga Hari Nugroho menjelaskan secara detail ihwal uang senilai Rp800 miliar itu digunakan untuk apa saja dalam revitalisasi trotoar nanti.
"Pak Hari sebagai penanggungjawab anggaran harus bisa menjelaskan secara detail ke publik. Saya enggak ingin ada penyalagunaan anggaran dalam APBD 2020 nanti," tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.