“Sebenarnya tergantung bagaimana kelompok masyarakat dayaknya karena masih ada beberapa kelompok masyarakat Dayak yang mempertahankan idealisme mereka tentang budaya nenek moyang. Ada yang semenjak mengenal agama mereka mulai meninggalkan budaya secara perlahan dan mereka mulai mengadakan kulturasi atau penyesuaian dengan kondisi saat ini,” paparnya.
Kepada generasi muda yang ada, seniman Kalbar ini berpesan bahwa kearifan lokal merupakan warisan turun menurun sehingga ada hal yang bisa diterapkan dan terus dilestarikan dan dipelihara.
“Karena hal seperti ini bagi mereka sepele dan kuno namun bagi orang luar budaya dayak sangat menarik untuk dipelajari dan dicari,” pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.